Saturday, February 9, 2013

Jenis Hadits Ahad Berdasarkan Jalur Periwayatannya


Berdasarkan jalur periwayatannya, hadits ahad terbagi menjadi 3 jenis, yaitu masyhur, aziz dan gharib.

1. Masyhur adalah hadits yang diriwayatkan oleh 3 orang perawi atau lebih, tetapi tidak sampai kepada derajat mutawatir. Contohnya adalah sabda beliau shallallahu alaihi wa sallam:

المسلم من سلم المسلمون من لسانه ويده

“Seorang muslim tidaklah mengganggu kaum muslimin dengan lisan dan tangannya.”

2. Aziz adalah hadits yang hanya diriwayatkan oleh dua orang perawi. Contohnya adalah sabda beliau shallallahu alaihi wa sallam:


لا يؤمن أحدكم حتى أكون أحب إليه من ولده ووالده والناس أجمعين

“Tidaklah sempurna iman salah seorang di antara kalian hingga aku lebih ia cintai daripada anak, orang tua, dan seluruh manusia.”

3. Gharib adalah hadits yang hanya diriwayatkan oleh seorang perawi. Contohnya adalah sabda beliau shallallahu alaihi wa sallam:

إنما الأعمال بالنيات وإنما لكل امرئ ما نوى

“Sesungguhnya semua amalan itu bergantung pada niat dan setiap orang akan mendapat (ganjaran) sesuai dengan niatnya.”

Hadits ini tergolong hadits gharib karena hanya sahabat Umar bin Al-Khattab yang meriwayatkannya dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Kemudian hanya Alqamah bin Abi Waqqash yang meriwayatkannya dari Umar. Dan dari Alqamah, hadits ini hanya diriwayatkan oleh Muhammad bin Ibrahim At-Taimy. Dari Muhammad bin Ibrahim At-Taimy, hadits ini diriwayatkan oleh Yahya bin Sa’id Al-Anshary. Mereka ini semuanya dari kalangan tabi’in. Kemudian banyak perawi yang meriwayatkannya dari Yahya.


---------------------------------

Sumber: Ilm Mushthalah Al-Hadiits, Muhammad bin Shalih Al-Utsaimiin
diterjemahkan oleh Ahmad Marzuqi
ditulis dan ditata ulang oleh Hasan Al-Jaizy

No comments:

Post a Comment